Naskah terdiri dari beberapa teks di antaranya catatan sejarah Sumawijaya, Doa Nurbuat dalam aksara Jawa, Asmaul Husna, Primbon
Kondisi naskah: Sampul tidak ada, kondisi sangat rapuh, beberapa halaan terlepas dari jilidan, beberapa ujung halaan hilang/sobek. Awal teks naskah sudah hilang namun akhir teks masih ada. Naskah ditulis dengan tinta meah dan hitam. Tinta merah digunakan untuk menulis awal pembahasan sedangkan tinta hitam digunakanan untuk menulis teks aslinya. Pada akhir teks terdapat keterangan penulisan bah…
Menceritakan tentang Kerajaan dan tata kehidupannya, Ki Ageng Pemanahan berserta Ki Ageng Karanglo yang keluar dari Pajang menuju Mataram bertemu dengan Sunan Kalijaga.
Kondisi fisik naskah masih bagus. Tulisan masih jelas untuk dibaca. Jilidan masih bagus. Sampul luar depan sudah diperkuat dengan dilapisi kertas karton
Kitab ini tidak memiliki judul, namun kitab/Naskah ini berisi teks ajaran-ajaran tauhid dan tasawuf yang disusun dalam bentuk tanya jawab.. Penulisan teks menggunakan tinta hitam dan tinta merah. Tinta hitam digunakan untuk menulis sebagian besar teks. Sedangkan tinta merah hanya digunakan untuk menulis awal pembahasan dari suatu masalah yang akan dibahas
Pada awal naskah terdapat halaman judul yang mnejelaskan bahwa kitab Minhajul Atqiya ini merupakan Karya K.H. Sholeh bin Umar dari Kampung Darat Semarang. Dalam halaman judul tersebut juga terdapat informasi bahwa naskah disalin pada tanggal 26 Jumadil Ula tahun 1316 H atau sekitar 12 Oktober 1898 M. Susunan halaman dalam naskah ini sepertinya sudah berantakan akibat kondisi fisik naskah sudah …
Naskah disalin oleh Rangga Sustrasna
Naskah berisi teks tentang tasawuf, tauhid dan fiqih. Teks disusun dalam tanya jawab dan teks ditulis dengan tinta hitam dan merah. Tinta merah digunakan untuk menulis awal pembahasan atau awal pertanyaan. Untuk Kondisi fisik naskah sudah rapuh. Hampir semua halaman terlepas jilidannya. Ujung halaman sudah geripis (cuil-cuil pada pinggirnya), sedangkan untuk kondisi teks Awal dan akhir teks sud…