Text
Babad Tanah Jawi; Jilid XXII, XXIII, XXIV
Buku Babad Tanah Jawi; Jilid XXII, XVIII, XXIV adalah bagian dari korpus Babad Tanah Jawi. Karya ensiklopedik ini memuat uraian historis Jawa dari masa ke masa yang ditulis dalam wujud tembang-tembang. Jilid XXII berisi: 1) Kangjeng Ratu Kancana meninggal; 2) Raden Ayu Taman sosok cantik di Pathi; 3) Pangeran Purbaya turun kedudukannya lalu dipenjara di seberang; 4) Ingkang Sinuhun turun dengan tidak hormat dari Mataram; 5) Geger Pacina di Batavia; 6) Kaum Cina Pesisir Timur bersiap menghadapi perang. Ingkang Sinuhun Ing Kartasura berembug atas terjadinya perang antara kaum Cina dengan Kompeni. Jilid XXIII berisi: 1) Tumenggung Martapura merapatkan barisan kaum Cina sebaik-baiknya; 2) Tumenggung Martapura menerima kabar duka dari Patih; 3) Komandan di Semarang meminta bantuan pada Ingkang Sinuhun; 4) Pasukan kaum Cina hendak memukul Semarang; 5) Patih Pasulayan berembug dengan Adipati Cakraningrat Ing Madura; 6) Tumenggung Martapura diangkat untuk berbalik menemani kaum Cina; 7) Pangeran Wrepasana dan Pangeran Jayakusuma gugur diborgol. Jilid XXIV berisi: 1) Pangeran Wiramanggala berhasil memasuki Negeri Kartasura dan berkumpul bersama kaum Cina; 2) Pasukan Kompeni di Kartasura perang dengan prajurit Jawa; 3) Pasukan Kompeni menyerahkan bingkisan besar kepada Sinuhun; 4) Adipati Jayaningrat duduk baik-baik lalu memberi peringatan kepada sang putra menantu yang bernama Raden Supama. Peperangan di Semarang; 5) Pasukan Kartasura perang melawan pasukan Madura.
| 099 | NC.099 1940-043 | Ruang Deposit | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain