Text
FATḤ AL-MU'ĪN BI SYARḤ QURRAH AL-‘AIN
Naskah ini berjudul Fatḥ al-Mu'in bi syarh Qurrah al-‘Ain Bimuhimmah al-Din karangan Ahmad bin Abdul Aziz ibn Zain al-Din bin Ali bin Ahmad al-Ma’bari al-Malibari al-Hindi. Tidak ada informasi siapa penyalin naskah ini serta pada tahun berapa disalin. Naskahnya disimpan di Pondok Pesantren Al-Mansur, Popongan, Klaten, Jawa Tengah.
Mengacu pada informasi di eksternal teks yang terdapat pada halaman pertama naskah, naskah ini dimiliki oleh KH. Abdullah, Ringin, Kediri. Menariknya di halaman terakhir terdapat keterangan: al-haqq haza al-kitab Muhammad Salman bin Muhammad Muqri Popongan Tegalgondo. Patut diduga bahwa pemilik pertama naskah ini adalah KH. Abdullah Ringin, Kediri kemudian naskah dihadiahkan beliau kepada K.H. Muhammad Salman, Popongan. K.H. Muhammad Salman adalah cucu dari KH. Mansur, pendiri pesantren Popongan dan seorang mursyid tarekat.
Naskah ini ditulis di atas kertas Eropa, memiliki watermark. Kondisinya masih cukup baik dan dijilid dengan benang, tetapi jumlah kurasnya sulit dihitung, karena jilidannya telah menyatukan antar kuras dengan rapat. Meskipun jilidannya masih bagus, halaman dan teksnya tidak utuh. Tebalnya terdiri 122 halaman dengan ukuran naskah 24,4 x 11,4 cm .
Naskah ini ditulis dengan aksara Arab dan berbahasa Arab, dengan khath jenis Naskhi, serta menggunakan tinta warna hitam dan merah. Warna hitam digunakan pada teks syarah (penjelasan), sedangkan warna merah digunakan ketika fasal baru, bab baru, serta kata-kata yang dipandang utama dan penting. Di samping teks utama, di dalam naskah ini terdapat kalimat penjelasan yang ditulis di bawah teks utama dengan model menggantung, atau dikenal dengan istilah makna gandul. Mangacu pada kenyataan itu, patut diduga bahwa naskah ini pernah dipakai mengaji di pesantren.
Naskah ini berisi tentang tema-tema dalam bidang fikih. Dimulai dengan uraian tentang ibadah shalat, syarat, wajib dan rukunnya, bersuci seperti wudlu dan mandi, serta ibadah-ibadah ritual yang lain. Terdapat juga seputar cara pembagian harta warisan berdasarkan prinsip yang diajarkan oleh Al-Qur'an serta jumlah bagian-bagian yang diperoleh oleh para ahli waris berdasarkan posisi dan hubungannya dengan si mayit.
| 13.5 | LKK_SLO2016_NSR05 | Kabupaten Klaten (Pondok Pesantren Al-Mansur, Popongan, Klaten) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain