Naskah ini berjudul Minhajul Qawwim. Karena naskah ini ditemukan variannya yang lain pada pemilik yang sama, yaitu Gus Mahin, maka diberi judul Minhajul Qawwim II. Judul ditemukan dalam kolofon yang terletak pada halaman paling akhir untuk teks ini. Terdapat perbedaan naskah ini dengan naskah Minhajul Qawwim I, yaitu naskah ini memiliki banyak syarah yang merupakan tambahan keterangan dan pemba…
Naskah ini berjudul Syarah Taqrib. Judul ditemukan pada halaman awal dalam teks naskah ini. Naskah koleksi dari Gus Mahin, salah satu pimpinan pondok pesantren al-Yasir, berdomisili di Jekulo, Kudus. Naskah ini diperoleh dari warisan keluarganya yang diberikan secara turun menurun. Pengarang naskah dan penyalinnya tidak diketahui. Naskah ini ditulis di atas kertas Eropa dengan garis halus dan k…
Naskah ini berjudul Muharrar. Judul ditemukan dalam kolofon yang terletak pada halaman akhir untuk teks ini. Naskah koleksi dari Gus Mahin, salah satu pimpinan pondok pesantren al-Yasir, berdomisili di Jekulo, Kudus. Naskah ini diperoleh dari warisan keluarganya yang diberikan secara turun menurun. Pengarang naskah adalahImam Abu Qosim Abdul Karim bin Muhammad al-Qazwani. Sementara penyalinnya …
Naskah ini berjudul Fathul Mu’in. Judul ditemukan dalam kolofon yang terletak pada halaman paling akhir untuk teks ini. Naskah koleksi dari Gus Mahin, salah satu pimpinan pondok pesantren al-Yasir, berdomisili di Jekulo, Kudus.Naskah ini diperoleh dari warisan keluarganya yang diberikan secara turun menurun. Penyalinnya tidak diketahui. Naskah ini ditulis di atas kertas Eropa dengan garis halus…
Naskah ini berjudul Minhajul Qawwim. Karena naskah ini ditemukan variannya yang lain pada pemilik yang sama, yaitu Gus Mahin, maka diberi judul Minhajul Qawwim I. Judul ditemukan dalam kolofon yang terletak pada halaman paling akhir untuk teks ini. Sementara satu halaman paling akhir berisi teks lain yang tidak ada hubungannya dengan isi kitab. Naskah yang ditulis dengan bahasa dan aksara Arab …
Buku Sujarahipun Para Wali Angajawi merupakan historiografi para wali tanah Jawa yang serangkai dengan Serat Suluk Walisana. Teks berisi uraian tentang bagaimana para wali dari tanah Arab melakukan proses "me-Nusantara" (angajawi), salah satunya vernakularisasi ajaran Islam. Selain itu, teks juga berisi uraian ajaran (kawruh) kesempurnaan serta pembahasan konsep-konsep pokok dalam Islam.
Buku Narpawandawa Surakarta merupakan majalah edisi khusus yang terbit pada perayaan ulang tahun Pakubuwana X ketika berusia enam puluh empat tahun. Majalah ini memuat sejumlah artikel, antara lain berjudul: 1) Sekar Srinata X Pada; 2) Aturipun Para Panitya; 3) Nitik Dalem; 4) Sekar Wijayakusuma; dan seterusnya.
Buku Serat Bratayuda Jarwa Sekar Macapat; Jilid I memuat cerita Bratayuda, dimulai dari kisah perjalanan Sri Bathara Kresna menjadi utusan untuk Negeri Ngastina, lalu diakhiri dengan kisah naik tahtanya Prabu Dipayana di Negeri Ngastina.
Buku Serat Waosan Nayaka Lalana memuat uraian materi pelajaran bahasa Jawa untuk sekolah rendah (SD) dan sekolah menengah dalam wujud tembang-tembang beraksara Jawa. Bahasan pertama diwujudkan dalam wujud tembang Kinandhi, seterusnya yakni Dhandhanggula, Mijil, Sinom, Pangkur, Megatruh, Durma, Pocung, Asmarandhana, Dhandhanggula, Durma, Mijil, Pangkur, Sinom, Dhandhanggula, Pocung.
Buku Babad Tanah Jawi; Jilid XXI adalah bagian dari korpus Babad Tanah Jawi. Karya ensiklopedik ini memuat uraian historis Jawa dari masa ke masa yang ditulis dalam wujud tembang-tembang. Jilid XXI berisi cerita: 1) Raden Berahim keturunan Surapati, menolong saudaranya yang terhasut oleh Kumpeni; 2) Pemberontak asal Nusatembini. Ingkang Sinuhun Mangkurat Jawi wafat, digantikan oleh putranya, ya…