Buku Serat Yuda Nagara memuat uraian cerita Yuda Nagara, seorang adipati dari Negeri Giri Tanah yang bijak bestari lagi amat disegani oleh rakyat dan priayi. Raden Adipati Yuda Nagara diceritakan berhasil menasihati Prabu Pranata Basa sehingga perang antara Negeri Ngeksi Baya dan Negeri Guwa Praja dapat dicegah.
Buku Kitab Toehpah memuat uraian tuntunan hukum Islam mengenai pembunuhan, pencurian, bukti berdasarkan saksi, perdagangan (jual-beli), gadai dan penggadaian, perkawinan, seorang laki-laki beristri empat, dan sebagainya.
Buku Serat Rama memuat uraian cerita perjalanan Sri Bathara Ramawijaya perang melawan Prabu Dasamuka di Negeri Ngalengka Dipraja hingga menang dan kembali ke Negeri Ngayodya Pala. Cerita disajikan dalam wujud tembang-tembang Jawa.
Buku Serat Sri Karongron; Jilid III memuat uraian cerita keadaan Negeri dan Kerajaan Surakarta Hadiningrat, Singgasana Raja, pintu masuk dan keluar Pesanggrahan Ngeksipurna, Putri-Putri Raja, keturunan Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Sultan Malesi bermertua dari Kerajaan Surakarta. Pokok-pokok bahasan dalam teks antara lain: 1) Nyariosaken yeyasan dalem bang ing tratag rambat, mriyem-mr…
Buku Serat Bratayuda; Jilid III memuat bagian cerita Bratayuda. Cerita dalam teks diawali oleh kisah perjalanan Prabu Parikesit di Ngastina, lalu diakhiri dengan kisah Raden Sunu menyerahkan diri pada sang Paman. Pengarang menyebut, teks dalam buku ini diturunkan dari teks utama (babon) dalam Serat Pustakaraja Madya.
Buku Kitab Dzamud-Dunya memuat uraian ilmu tasawuf, bab memahami kecacatan dunia. Pengarang menyebut, teks dalam kitab ini dipetik dari teks kitab Ihya 'Ulumuddin. Pokok-pokok bahasan dalam teks antara lain: 1) menerangkan dunia yang cacat dan perlu disingkirkan; 2) menerangkan hakikat (sejatinya) dunia; 3) pembukaan kitab Dzamul-Buhli; 4) keterangan kecacatan harta dan kesenangan pada harta; d…
Buku Serat Maduwasita berisi kumpulan cerita fabel yang dikemas sarat makna. Pengarang mencantumkan beberapa kali bahasan "ngibarat" dan/atau "tutuladhan", "liding dongeng" dan lain-lain pada sejumlah cerita sebagai ajaran budi baik. Teks diawali dengan cerita "Orong-orong kaliyan Manungsa". Diceritakan bahwa manusia menegur orong-orong karena bersuara keras. Orong-orong menanggapinya dengan ke…
Buku Serat Purwakanthi memuat: 1) Daftar kata-kata yang silabel terakhir pada setiap kata memiliki bunyi yang sama (rima akhir sama), serta mengandung ungkapan (purwakanthi); 2) Tata aturan (pathokan) macapat; dan 3) Tata aturan (pathokan) memasang "sandi asma".
Buku Babad Tanah Jawi; Jilid XXII, XVIII, XXIV adalah bagian dari korpus Babad Tanah Jawi. Karya ensiklopedik ini memuat uraian historis Jawa dari masa ke masa yang ditulis dalam wujud tembang-tembang. Jilid XXII berisi: 1) Kangjeng Ratu Kancana meninggal; 2) Raden Ayu Taman sosok cantik di Pathi; 3) Pangeran Purbaya turun kedudukannya lalu dipenjara di seberang; 4) Ingkang Sinuhun turun dengan…
Buku Babad Tanah Jawi; Jilid XVI, XVII, XVIII adalah bagian dari korpus Babad Tanah Jawi. Karya ensiklopedik ini memuat uraian historis Jawa dari masa ke masa yang ditulis dalam wujud tembang-tembang. Jilid XVI berisi: 1) Adipati Wiranagara Ing Pasuruhan menaklukkan Negeri Panaraga; 2) Ingkang Sinuhun Mangkurat meninggal, digantikan oleh sang putra Pangeran Adipati Anom; 3) Pangeran Adipati Pug…