Buku Serat Wawasan Candrasangkala memuat uraian simbol-simbol linguistik penanda tahun dalam candrasangkala. Simbol-simbol linguistik itu diperoleh dari tulisan-tulisan: 1) Suryanagaran (Ngayogyakarta); 2) Panembahan (Ngayogyakarta); 3) Surakarta; dan 4) Bali, berupa kata-kata (tembung) yang memiliki watak satu hingga sepuluh, serta watak windhu (candrasangkala nungswa bali).
Buku Serat Maladihining berisi uraian wasiat Kangjeng Panembahan Senapati Ngalaga Mataram. Teks dimulai dengan wasiat menjaga adab dalam tidur, mulai soal waktu yang tepat, doa dan tafakur (samadi), hingga pentingnya menjaga kebersihan. Wasiat kedua memuat tuntutan duduk tafakur (pitekur) beserta "sighat" atau rapalan doanya. Terdapat sejumlah dua puluh empat paragraf wasiat berisi tuntunan, il…
Buku merupakan potongan dari sebuah naskah cetak yang tercerai. Teks memuat beberapa bahasan, antara lain: 1) Paken gangsal prakawis; 2) Tumangkaring tembung titiga: sarira tawon lima, sangkalaning gapuraning kagungan deng nam tratag pagelaran (pasewakan); 3) Andharaning tembung: sarira manyawak w.8; dan seterusnya.
Buku Serat Madulaya memuat ajaran ilmu (kawruh) kesempurnaan (kasampurnan) rasa dan segala yang harus disiapkan untuk bekal hidup anak cucu.
Buku Serat Mahasuci memuat uraian tentang matinya ilmu serta kemanusiaan; dari hidup hingga meninggal; surga dan neraka; penemuan para salik; dan seterusnya.
Buku Serat Pramatisara memuat uraian semiotis watak dan/atau gelagat manusia. Pokok-pokok bahasan dalam teks antara lain: 1) Ciri manusia yang sakit dan tidak sakit; 2) Ciri manusia yang memiliki hajat atau keinginan; 3) Munculnya amarah; 4) Akibat yang ditimbulkan oleh amarah; 5) Tertundanya amarah; 6) Rajanya amarah; 7) Jeleknya amarah; 8) Pupusnya amarah.
Buku Ngakaid berisi uraian pokok-pokok dalam beragama Islam. Beberapa hal yang dibahas antara lain: 1) Ketauhidan; 2) Sifat-sifat Tuhan; 3) Rasul; 4) Al-Qur'an; 5) Alam; 6) Kiamat; dan 7) Surga.
Buku Serat Lukitajati berisi nasihat-nasihat atau "pitutur" para cendekiawan (sujana), agamawan (pandhita), dan wali-wali. Teks memuat ajaran keindahan jiwa dan raga di dunia hingga akhirat yang telah tertulis dalam serat-serat terdahulu. Pokok-pokok bahasan di dalamnya antara lain: 1) Dasanama; 2) Sastra Arab; 3) Pitakonan lan Wangsulan; 4) Lulungidan; 5) Dununge Salat 5 Wektu; 6) Prelune Sala…
Buku Serat Darma Sabda memuat uraian berbagai rahasia yang menyebabkan wanita dapat melakukan perbuatan buruk (sedeng) serta pencegahannya. Rahasia itu diperoleh dari ajaran para leluhur serta informasi dari serat-serat terdahulu.
Buku Serat Panuntun berisi tuntunan untuk menjadi pribadi yang baik sesuai falsafah orang Jawa. Pokok-pokok bahasan dalam teks antara lain: 1) kekuatan yang perlu diasah oleh manusia; 2) "lelaku" yang perlu dijalani oleh manusia; dan lain-lain.