Buku Rahayu; Angka III, September merupakan salah satu edisi dari surat kabar berkala Rahayu. Pokok-pokok bahasan dalam teks antara lain: 1) Wawasan Kawontenan; 2) Ngalami Gaib; 3) Kadumugening Gagayuhan; 4) Pranaya Mayoga; dan seterusnya.
Buku Seninjong; Jilid IIA memuat kumpulan bacaan berbahasa dan beraksara Jawa untuk siswa Sekolah Rakyat (SR) kelas IV dan atasnya. Bacaan-bacaan dalam teks, antara lain: 1) Layange Susanti; 2) Layange Susanti (Tutuge); 3) Nonton bal-balan gedhen; 4) Jendral Sudirman; 5) Jendral Sudirman (Tutuge); 6) Lulungan menyang Semarang (Tutuge); 7) Lulungan menyang Semarang (Tutuge); 8) Lulungan menyang …
Buku Serat Tembung Andupara memuat kumpulan cerita, antara lain: 1) Kyai Ageng Sela memegang petir; 2) Raden Jaka Tingkir membunuh Dhadhungawuk; 3) Kebo Kenanga; 4) Jaka Tingkir menaklukkan buaya; 5) Panembahan Senapati mendapat petunjuk gaib dari bintang; 6) Panembahan Purabaya menunjuk benteng Kumpeni Jakarta menjadi berlubang; 7) Sihir Kumpeni Belanda adu kesaktian dengan raja Jawa; 8) Tanah…
Buku Pakem Ringgit Tiyang, Lampahan: Angreni Lena memuat uraian patokan (pakem) pertunjukan wayang lakon Angreni Lena. Pada bagian awal teks disebutkan judul-judul lagu pengiring lakon seperti Godhong Nongka, Srundheng Gosong, Glathik Inceng-nginceng, dan lain-lain. Diceritakan bahwa di Kadipaten Tambakbaya, di bawah kepemimpinan Jenggala Manik, Panji Ino Kertapati berputra Kuda Rawisrengga dan…
Buku Serat Wredha Mudha memuat uraian pembuka tabir ilmu menang tak tertandingi (jayakawijayan) serta ilmu kesempurnaan mati. Pokok-pokok bahasan dalam teks antara lain: 1) Susuk Kabagusan; 2) Susuk Kabagusan ingkang Saged Melampah; 3) Susuk ingkang Cublesan; 4) Gosok Rasa, Sirikanipun; 5) Guna Pangasihan dhateng Wanodya; 6) Jayakawijayan; 7) Ngelmi Paldhot Jimat; 8) Ngelmi Kasampurnaning Pejah.
Buku Serat Wicara Sandi memuat uraian tata cara atau patokan berbicara dengan menggunakan bahasa rahasia (wicara sandi) Jawa, yaitu: 1) Wicara sandi dengan menggunakan "panambang tina"; 2) Wicara sandi dengan menggunakan "garba sastra"; 3) Wicara sandi dengan menggunakan "ater-ater su"; 4) Wicara sandi dengan menggunakan "bali swara"; 5) Wicara sandi dengan menggunakan "lambang sastra"; dan 6) …
Buku Serat Suluk Pawestri Samariyah memuat uraian ajaran Kristen-Jawa tentang keselamatan manusia dalam meniti jalan pencarian air kehidupan (tirta marta) untuk mencapai hidup yang sempurna. Pengarang menyebut, kesempurnaan dicapai melalui penyembahan yang benar kepada Tuhan.
Buku Babul-Jinazati; Jilid I memuat uraian piranti dan prosesi kematian. Pokok-pokok bahasan dalam teks, antara lain: 1) Pranata hukum syarak agama Islam; 2) Orang sakit; 3) Upacara untuk orang yang baru meninggal; 4) Memandikan jenazah; 5) Mengkafani; dan seterusnya.
Buku Piyarjita; Jilid III memuat kumpulan tujuh puluh lima kiasan Jawa yang diuraikan makna-maknanya. Kiasan-kiasan itu antara lain: 1) Pepenginan kang ora nglabeti; 2) Ing buri padha karo ing ngarep; 3) Panggaweyan kang nuwuhake kadrengken; 4) Andheng-andhenge wong gedhe; 5) Kalakuwan kang nyuremake sorot; dan seterusnya.
Buku Serat Kalayuwana memuat uraian panji-panji atau golongan-golongan orang yang akan dimangsa oleh Sang Hyang Kala. Namun demikian, turut diuraikan di akhir bahwa Sang Hyang Kala tidak dapat memangsa orang yang telah dilebur (ruwat) oleh Sang Hyang Wisnu.