Buku Serat Wulang Basa; Jilid I memuat uraian tentang ilmu bahasa (linguistik) Jawa. Teks berisi seratus dua pokok bahasan, antara lain: 1) Iki kramakna: Aksara Jawi ku kehe rong puluh. Manawa dina Minggu sakolahan katutup. Nagara gedhe niku rame, nagara cilik sepi...; 2) Tulisen kosokbaline: gedhe, adhem, tuwa,...; 3) Barang-barang iki warnane kapriye: putih, ireng, abang, kuning,...
Buku Serat Rasa Sejati memuat uraian tentang ajaran dan pengalaman asketis mengenali Tuhan menurut konsep iman kristen dengan pendekatan kultur Jawa. Pokok-pokok bahasan dalam teks antara lain: 1) Lukitaning rasa sejati; 2) Gesang tanpa rasa sejati punika gesang tanpa guna kados dene dhawuhipun Gusti Yesus, kowe iku minangka uyah ing jagad mangka manawa uyah Iku ilang asine, kang kagawe mulihak…
Buku Serat Wawadining Rasa memuat uraian tentang rahasia dibalik gejolak perasaan. Pokok-pokok bahasan dalam teks, antara lain: 1) Adanya surga dan neraka; 2) Tidak-nyamannya menanggung kesalahan atau siksa atas dosa; 3) Sakitnya bersalah dan nyamannya menjadi benar; 4) Merasa; 5) Rasa Sejati; dan seterusnya.
Buku Layang Sasmita Titika memuat keterangan tanda-tanda akan terjadinya sesuatu pada seseorang, yakni: 1) menemukan kesenangan atau kesedihan; 2) tergapai atau tidak tergapainya hajat; 3) menemukan kebahagiaan atau kesusahan; 4) menemukan keberuntungan atau kecelakaan; 5) panjang atau pendek usianya.
Buku Serat Aksara Sandi berisi uraian tentang aksara sandi. Aksara sandi merujuk pada aksara Jawa yang bentuknya dimodifikasi agar tidak mudah dibaca dan digunakan dalam kepentingan persandian. Dalam buku ini, bentukan aksara sandi ada tiga macam, yakni: 1) buah duku; 2) "ukel" atau "undher"; serta 3) garis melintang-membujur seperti ujung pisau yang runcing.
Buku memuat kumpulan surat berisi catatan-catatan historis tentang hukum dan peradilan yang berkembang di Hindia Belanda, khususnya Jawa. Surat-surat itu ditulis oleh linguis Belanda bernama Karel Frederik Winter dalam bahasa Belanda, lalu diterjemah ke dalam bahasa Jawa. Oleh R.Ng. Jayapuspita, surat-surat dikumpulkan, kemudian digubah. A. Y. Mattes, Kepala Pengadilan Besar di Surakarta, menye…
Buku Suluh Budi memuat uraian tentang pelita (suluh) budi. Pokok-pokok bahasan dalam teks antara lain: 1) Pambudi Pangrohing Poncadriya Inggih Panggayuhing Kawruh Lahir lan Batos Minangka Rumeksa ing Gesang Dhate Luhuring Kahutamen (berbuat baik melalui segenap panca indera yakni mencapai pengetahuan lahir dan batin sebagai sarana hidup di dalam kemuliaan); 2) Ing Gegesang Kagunana saha Cariyos…
Buku Serat Wedha Supena memuat uraian ilmu (kawruh) mimpi (impen). Teks berisi keterangan tentang sebab manusia bisa tidur nyenyak dan mengigau. Keterangan itu diperoleh dari teks serat-serat terdahulu. Pokok-pokok bahasan dalam teks, antara lain: 1) penyakit tidur; 2) bangun tidur; 3) tahapan tidur yang benar; 4) penyebab tidur; 5) penyebab mengigau; 6) penyebab tidur nyenyak; 7) ciri-ciri tid…
Buku memuat uraian ajaran agama Islam untuk anak. Pokok-pokok bahasan dalam teks, antara lain: 1) Kabeh Barang Dadine Sarana Digawe; 2) Allahu-Wakid; 3) Gusti Allah Kang Peparing; 4) Khewan lan Pigunane; 5) Banyu lan Pigunane; dan seterusnya.
Buku memuat prosa liris dengan kemasan tembang Jawa. Persoalan yang paling ditekankan dalam teks adalah tata aturan (paugeran) tembang. Bahasa dalam teks tidak sebagaimana lazim digunakan dalam serat-serat Sastra Jawa Baru masa akhir.